Love

Cinta, kata yang sederhana tetapi memiliki banyak makna. Terkadang orang dibutakan olehnya. Sehingga, menjadi boomerang baginya. Aku pernah merasakan cinta. Jujur, tidak ada bahasa manapun yang bisa menafsirkan cinta secara absolut. Karena cinta ada bukan untuk digambarkan, tetapi untuk dirasakan. Kalau ada yang bertanya padaku, apa itu cinta? Aku akan menjawab, aku tidak tahu, apa yang kau rasakan saat kau menemukan seseorang yang menurutmu pantas kau cintai?
Yang aku rasakan dari cinta sungguh beragam, mulai dari senang, benci, dendam, kasih sayang, rasa kangen, kehangatan, kesakitan, nyaman.
Cinta bisa membuatku melakukan hal yang sangat aneh seperti, senyum-senyum tanpa sebab, jingkrak-jingkrakan, memukul benda keras, berteriak sekeras mungkin, mengucapkan sesuatu berulang-ulang kali, dan banyak lagi.
Pada saat kita cinta dengan seseorang, cinta itu pantas diperjuangkan. Karena cinta tidak selalu datang. Mungkin kita akan menyesali saat kita berpisah dengan orang yang kita cintai, tetapi percayalah bahwa cinta bisa kapan dan dimana saja. Jangan pernah menyerah hanya karena cinta, karena Tuhan sudah memberikan kita jodoh. Yang harus kita lakukan hanyalah berusaha sekuat mungkin.
Apabila kita gagal dalam cinta, cari lagi! Mengapa aku bisa berkata seperti itu?
Aku pernah mendegar suatu cerita, ada seorang murid bertanya pada gurunya. "Guru, bagaimana aku bisa yakin dengan orang yang aku cintai?" Lalu sang guru hanya diam dan dia menyruh muridnya, "coba kau jalan di padang rumput itu dengan cara mundur. Pada perjalananmu, cari 1 rumput saja yang menurutmu paling indah" Lalu sang murid melakukan apa yang disuruh sang guru. Pada perjalanannya sepanjang padang rumput itu, dia melihat beberapa rumput yang menurutnya indah tetapi dia tidak mengambilanya karena dia berpikir bahwa mungkin saja nanti akan ada yang lebih indah. Tak terasa, sang murid sampai pada akhir padang rumput dan mengambil rumput yang menurutnya paling indah yang berada diujung padang rumput tersebut. Sang Murid memberikan rumput tersebut pada sang guru. Lalu sang guru berkata, "Inilah orang yang kau cintai, karena walaupun kau melihat rumput-rumput lain yang lebih indah kau memilih rumput ini."
Comments
Post a Comment